Angkatan 16

Jangan pernah terucap "Dulu dia sahabatku"

Menjadi Juara

Berproses agar selalu siap menghadapi segala situasi dan kondisi

To be leader

Pendidikan sebagai proses penempaan diri, jiwa, dan kepemimpinan.

Arjuna

Berharap dapat mewarisi kebaikan sikap dan sifatnya.

Resolusi

Sebagai penyemagat dan pengingat dalam menggapai cita-cita.

Wisuda

Selesai satu proses bersiap menjalani proses berikutnya.

Pramuka di Hati

Indahnya kebersamaan dan keberagaman dalam berpramuka.

Pencapaian Resolusi

1 of 5 Resolusion. "Menjadi 3 besar dalam suatu perlombaan/kompetisi"

Tampilkan postingan dengan label Pramuka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pramuka. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 November 2014

Cara Membuat Dragbar Usungan (Tandu Darurat) Pramuka

Cara membuat dragbar, usungan, atau tandu darurat merupakan salah satu materi teknik kepramukaan bidang PPPK yang wajib dikuasai oleh seorangpramuka. Ketrampilan membuat tandu darurat atau dragbar akan sangat diperlukan ketika saat-saat darurat utamanya ketika terjadi kecelakaan yang membutuhkan evakuasi korban. Karena itu penguasaan keterampilan Pertolongan Pertama Dalam Kecelakaan pembuatan dragbar sering kali dilombakan dalam kegiatan kepramukaan.
Dragbar merupakan tandu atau usungan darurat yang dibuat dengan memanfaatkan tongkat dan tali yang tersedia. Fungsi utama dari dragbar adalah untuk memudahkan penolong melakukan evakuasi korban secara aman dan nyaman menuju tempat yang lebih aman atau untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Dalam PPPK terdapat berbagai jenis tandu seperti tandu sepinal, tandu sorong, dan tandu lipat. Namun yang akan dipelajari kali ini adalah tandu darurat.

Jumat, 07 November 2014

Menaksir Tinggi

Tehnik Menaksir Tinggi

Metode yang dipergunakan dalam menaksir tinggi ada bermacam-macam sesuai dengan kondisi yang ada. Untuk metode penaksiran tinggi dapat diberikan sebagai berikut :
1.         Metode Setigiga

      
                                       
Keterangan :
X = Tinggi yang ditaksir
C = Tinggi tongkat
A = Jarak tongkat dan tinggi yang diukur
B = Jarak tongkat dan pengamat

Senin, 13 Oktober 2014

Pelantikan Pramuka Penggalang

Tiba saatnya untuk kembali menempa diri dalam satuan Praja Muda Karana (Pramuka) Gugus Depan SMP N 2 Pabelan. Kegiatan kali ini adalah pelantikan penggalang tamu untuk menerima secara resmi kelas VII bergabung menjadi anggota pramuka. Diawali dengan perjalanan jauh dengan menempun satu pos ke pos lain. Mereka belajar menghadapi setiap tantangan yang diberikan oleh kakak pembina dan kakak senior di setiap pos. Mulai dari Teknik kepramukaan, Bernyanyi, PBB, Halang rintang, hingga Wawasan kebangsaan. Berakhir dilantiknya mereka menjadi pramuka penggalang di gugus depan SMP N 2 Pabelan. Tanggung jawab dan latihan berikutnya menunggu mereka agar mampu menjadi Penggalang Ramu, Rakit, dan Terap.


 


Sabtu, 11 Oktober 2014

Dwisatya, Dwidarma, dan pengamalan Kode Kehormatan Pramuka Siaga.

Dwisatya dan Dwidarma adalah inti dari Kode Kehormatan Pramuka Siaga. Keduanya menjadi pedoman bagi setiapPramuka Siaga untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari baik di keluarga, di perindukan maupun dalam pergaulan di masyarakat.

Dwisatya dan Dwidarma
Seperti telah diketahui (dan dijelaskan dalam artikel: Kode Kehormatan Pramuka), kode kehormatan bagi pramuka siaga meliputi Dwisatya (janji dan komitmen diri) dan Dwidarma (ketentuan moral). Dwisatya merupakan janji yang harus diucapkan oleh calon Siaga pada saat yang bersangkutan dilantik menjadi Pramuka. Sehingga setelah mengucapkan Dwisatya ia menjadi seorang Pramuka, menjadi saudara semua Pramuka di tanah air dan bahkan menjadi saudara Pramuka seluruh dunia.

Jumat, 10 Oktober 2014

Materi latihan Pramuka Siaga

Materi latihan Pramuka Siaga adalah sekumpulan standar kompetensi yang harus dipenuhi oleh setiap anggota pramuka siaga. Materi-materi tersebut disajikan dalam latihan pramuka dalam bentuk permainan yang mengandung pendidikan serta nyanyian yang menarik dan menyenangkan. Dalam pelaksanaannya, materi latihan diharapkan bersifat modern, bermanfaat dan taat azas. Modern mengandung arti menantang, kreatif, inovatif, dan mandiri, serta sesuai dengan kebutuhan, situasi, dan kepentingan. Kegiatan dalam latihan siaga bermanfaat, baik bagi pramuka siaga maupun bagi lingkungannya. Materi yang diberikan pun taat azaz dalam artian dilaksanakan dengan berlandaskan Prinsip dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan.

Rabu, 16 Juli 2014

Kompas


Kompas adalah alat bantu untuk menentukan arah mata angin. Bagian-bagian kompas yang penting antara lain :
1. Dial, yaitu permukaan di mana tertera angka dan huruf seperti pada permukaan jam.
2. Visir, yaitu pembidik sasaran
3. Kaca Pembesar, untuk pembacaan pada angka
4. Jarum penunjuk
5. Tutup dial dengan dua garis bersudut 45
6. Alat penggantung, dapat juga digunakan sebagai penyangkut ibu jari untuk menopang kompas pada saat membidik.
Angka-angka yang ada di kompas dan istilahnya

Selasa, 10 Juni 2014

Semapore

Semaphore adalah suatu cara untuk mengirim dan menerima berita dengan menggunakan 2 bendera, dimana masing-masing bendera tersebut berukuran 45 cm x 45 cm. Sedangkan warna yang sering dipergunakan adalah merah dan kuning dengan warna merah selalu berada dekat tangkainya.

Senin, 12 Mei 2014

Morse

Morse sebenarnya nama orang Amerika yang menemukan sebuah cara agar setiap manusia dapat saling berhubungan. Cara tersebut ditemukannya pada tahun 1837 tetapi baru dapat diterima untuk dipergunakan di seluruh dunia tahun 1851 dalam Konferensi Internasional.
Semboyan morse dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain :
1. Suara, yaitu dengan menggunakan peluit
2. Sinar yaitu dengan menggunakan senter
3. Tulisan yaitu dengan menggunakan titik (.) dan setrip (-)
4. Bendera yaitu dengan bendera morse.
Berikut ini adalah kode morse yang telah disepakati bersama.




Rabu, 23 April 2014

Pionnering

Bidang Tali Temali
Dalam tali temali kita sering mencampuradukkan antara tali, simpul dan ikatan. Hal ini sebenarnya berbeda sama sekali. Tali adalah bendanya. Simpul adalah hubungan antara tali dengan tali. Ikatan adalah hubungan antara tali dengan benda lainnya, misal kayu, balok, bambu dan sebagainya.

Macam simpul dan kegunaannya
1.    Simpul ujung tali
Gunanya agar tali pintalan pada ujung tali tidak mudah lepas
2.    Simpul mati
Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besar dan tidak licin
3.    Simpul anyam
Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang tidak sama besarnya dan dalam keadaan kering
4.    Simpul anyam berganda
Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang tidak sama besarnya dan dalam keadaan basah
5.    Simpul erat
Gunanya untuk memendekkan tali tanpa pemotongan
6.    Simpul kembar
Gunanya untuk menyambung 2 utas tali yang sama besarnya dan dalam keadaan licin
7.    Simpul kursi
Gunanya untuk mengangkat atau menurunkan benda atau orang pingsan
8.    Simpul penarik
Gunanya untuk menarik benda yang cukup besar
9.    Simpul laso